Albert einstein, seorang genius pada zaman kita, pada suatu kali pernah berkata bahwa bunga berbunga adalah penemuan matematika paling besar yang pernah ada! Ia membuat suatu rumus yang disebut aturan 72. Rumus ini menyatakan bahwa angka 72 dibagi dengan tingkat keuntungan tahunan (yang dinyatakan dalam presentase), hasilnya adalah lamanya tahun yang dibutuhkan investasi anda untuk berkembang menjadi dua kali lipat lebih banyak!!!
Sebagai contoh, dalam suatu kasus tingkat keuntungan anda adalah 20% dalam satu tahun, jadi dengan perhitungan 72:20=3,6. Anda dapat menjadikan investasi 100juta anda akan bertumbuh dan berkembang menjadi 200 juta dalam waktu 3,6 tahun
Kekuatan pelipatgandaan adalah senjata rahasia Waarren Buffett dalam menciptakan harta kekayaan terbanyak didunia murni dengan berinvestasi dalam saham2 amerika. Warren meraih keuntungan tahunan rata-rata sebesar 24,7% selama 49 tahun! ini berarti uangnya berlipatganda setiap 2,9 tahun (72:24,7). ia berhasil mengembangkan sebuah investasi senilai $100.000 pada tahun 1956 menjadi $4.200.000.000($4,2 milyar) hari ini
welcome home
Selamat datang, kami mendapat kehormatan ketika rekan2 masuk dan melihat blog ini, didalam dunia dimana semua orang berbicara tentang keinginan mereka untuk meningkatkan berbagai aspek dalam hidup mereka (dimana kebanyakan dari mereka tetap dalam rutinitas hidup mereka), dan rekan2 adalah seorang yang jarang ada, karna rekan2 mengambil tindakan!
Tujuan kami adalah menyediakan informasi dan ketrampilan yang akan secara signifikan meningkatkan kualitas hidup anda.
Agar bisa memanfaatkan waktu secara maksimal, anda harus memutuskan 3 hal ini : 1. menyerap informasi penting yang disampaikan , 2. memberdayakan kemampuan anda sendiri untuk menciptakan perubahan dalam semua aspek hidup anda melalui usaha yg penuh disiplin, 3. selalu menikmati diri!
Ambil keputusan sekarang juga untuk membuat diri anda berdaya serta bertanggung jawab untuk pencapaian maksimum, ingat sumber dan segala alat bantu tidak akan menciptakan perubahan--- anda yang melakukan perubahan tersebut.
hormat saya,
masters of change
Jumat, 28 November 2008
Berapah lamakah waktu yg dibutuhkan untuk melipatgandakan uang anda ?
Kamis, 27 November 2008
Gelandangan Kuno
Ada sebuah cerita Yunani Kuno yang menarik. Alkisah, ada gelandangan bernama Diogenes. Satu-satunya hal yang dibanggakan dalam hidupnya hanyalah peace of mind. Hasilnya tentu mudah di tebak, ia menemukan dan memiliki banyak sekali hal dalam kehidupan. Diogenes terkenal dengan kebijaksanaannya yang menganggumkan. Tak heran, suatu kali Alexander the Great ingin mengujungi Diogenes yang oleh banyak orang di beri sebutan 'Orang bijak di bak mandi'. Tentu saja ketika di kunjungi, Diogenes lagi berendam di bak mandi. Kagum dengan kebijaksanaan Diogenes, Alexander Agung menawarkan hadiah. Dia bertanya kepada gelandangan yang bijak itu, "Adakah hal yang bisa ia hadiahkan untuk Diogenes?" Tanpa ada perubahan expresi sedikit pun di wajah manusia yang sudah menemukan keindahan ini, ia langsung menjawab sederhana. "Tolong jangan berdiri di situ, Anda menghalangi sinar matahari yang menghangatkan tubuh saya."
Rabu, 26 November 2008
Kekuatan pelipatgandaan (atau bunga berbunga) yg hebat
Bagaimanakah hal ini dapat tejadi? Bagaimana mungkin sejumlah kecil uang dapat tumbuh menjadi begitu besar? Ini adalah hasil yg dasyaht dari pelipatgandaan. Saya yakin bahwa anda pernah mendengar istilah ini sebelumnya tetapi apa arti sesunguhnya istilah ini bagi anda?
Keuntungan pelipatgandaan dicapai ketika anda menginvestasikan sejumlah uang dengan tingkat keuntungan tertentu. Alih-alih menerima keuntungan yang diterima tahun demi tahun, anda justru menambahkannya kedalam pokok investasi dan menginvestasikan kembali jummlah uang yang telah bertambah ini. Pada tahun berikutnya tingkat keuntungan anda akan dihitung dari pokok investasi yang jumlahnya telah bertambah. Hal ini akan berlanjut sehinga keuntungan dalam satu tahun akan terus menjadi semakin besar dan lebih besar lagi!
Sebagai contoh katakanlah anda menginvestasikan 10juta untuk membeli saham yg memberikan keuntungan tahunan 20%. Pada akhir tahun pertama ,Uang anda kan berkembang menjadi 12 juta, alih-alih menarik laba sebesar 2 juta, anda membiarkannya dalam rekening investasi untuk terus dikembangkan dalam setahun berikutnya dengan tingkat keuntungan yg sama yaitu 20%. Pada akhir tahun kedua investasi anda telah tumbuh menjadi 14,4 juta. Tahun berikutnya bertumbuh menjadi 17,28 juta, dan pada akhir tahun ke4 jumlah tersebut telah menjadi 20,736 juta
Dalam waktu kurang dari 4 tahun, investasi awal anda telah berkembang menjadi 2 kali lipat!!
Selasa, 25 November 2008
Si Pelari Yang Menyerah
Setiap sore seorang pelari selalu latihan berlari. Biasanya, dia berlari mengelilingi sebuah lapangan yang luas tanpa berhenti sebanyak lima keliling. Nah, karena lapangannya luas sekali, jadi dia membutuhkan waktu satu jam untuk menyelesaikan lima keliling tadi. Suatu hari, ada seorang tua yang menantang pelari tadi. Orang tua tadi bertanya kepadanya, "anak muda, bisakah kamu menyelesaikan lima keliling tidak lebih dari 30 menit?" Si pelari tadi ragu karena selama ini dia selalu membutuhkan waktu satu jam. Dia mulai berpikir, mengira-ngira apakah dia sanggup atau tidak.
Sayang ia melakukan hal yang sia-sia, padahal jelas bahwa pertanyaan orang tua tadi tidak bisa dijawab dengan berpikir. Tetapi harus dengan tindakan! Tidak bisa dikira-kira tetapi harus dicoba! Lama dia berpikir, sampai-sampai berita tentang tantangan orang tua tadi sudah tersebar ke seluruh desanya. Menjelang sore, anak-anak dan pemuda sudah ramai berkumpul, ingin melihat langsung. Dikelilingi orang ramai, si pelari malah menjadi bingung. Ia takut kalau ia menjawab 'bisa', dan ternyata nantinya dia tidak bisa, tentu dia mendapat malu di depan banyak orang. Ia bingung. Akhirnya, si perlari tadi menyerah, ia mengambil kesimpulan bahwa ia memang tidak bisa melakukannya karena toh selama ini juga belum pernah ada orang yang bisa berlari secepat itu.
Orang tua tadi menang, dan si pelari kalah tanpa berlari. Sayang, si pelari tadi melakukan dua kesalahan. Yang pertama, ia menyerah begitu saja, tanpa pernah mencobanya. Ia menyerah begitu saja, tanpa berkeringat sedikit pun. Karena ketidakyakinannya akan dirinya sendiri, semudah itu dia menyerah. Ketika terbersit pikiran bahwa dia tidak bisa, ketika itulah dia mulai kalah.
Kedua, ia menyimpulkan tidak bisa hanya karena belum pernah ada orang lain yang melakukannya. Ia lupa bahwa di dunia ini selalu ada orang pertama yang melakukan suatu hal. Pasti ada orang yang pertama kali berhasil mendaki gunung tertinggi di dunia. Pasti ada orang pertama yang bisa menyelam 20 meter tanpa alat bantu. Pasti ada orang yang pertama kali menginjak kaki di bulan. Pasti ada orang pertama untuk semua hal yang ada. Dan hanya karena belum pernah ada orang yang melakukannya, ia mengambil kesimpulan ia tidak bisa. Padahal, mungkin kesempatannya untuk menjadi yang pelari pertama yang hanya membutuhkan 30 menit untuk lima putaran sangat terbuka lebar. Sayang, kesempatan itu hilang karena keyakinannya akan ketidakbisaannya.
Minggu, 23 November 2008
2 Manusia Super di Jembatan Setiabudi
Tanpa disadari terkadang sikap apatis menyertai saat langkah kaki mengarungi
tuk coba taklukkan ibukota negri ini. Semoga kita selalu diingatkan….
Sekedar berbagi cerita di forum orang orang super dalam keindahan hari ini :
Siang ini , tanpa sengaja ,saya bertemu dua manusia super.
Mereka mahluk mahluk kecil , kurus ,kumal berbasuh keringat. Tepatnya diatas jembatan penyeberangan setia budi , dua sosok kecil berumur kira kira
delapan tahun menjajakan tissue dengan wadah kantong plastik hitam.
Saat menyeberang untuk makan siang mereka menawari saya tissue diujung
jembatan, dengan keangkuhan khas penduduk Jakarta saya hanya mengangkat tangan
lebar lebar tanpa tersenyum yang dibalas dengan sopannya oleh mereka dengan
ucapan "Terima kasih Oom !". Saya masih tak menyadari kemuliaan mereka dan
Cuma mulai membuka sedikit senyum seraya mengangguk kearah mereka.
Tanpa disadari terkadang sikap apatis menyertai saat langkah kaki mengarungi
tuk coba taklukkan ibukota negri ini. Semoga kita selalu diingatkan….
Sekedar berbagi cerita di forum orang orang super dalam keindahan hari ini :
Siang ini February 6, 2008 , tanpa sengaja ,saya bertemu dua manusia super.
Mereka mahluk mahluk kecil , kurus ,kumal berbasuh keringat. Tepatnya diatas jembatan penyeberangan setia budi , dua sosok kecil berumur kira kira
delapan tahun menjajakan tissue dengan wadah kantong plastik hitam.
Saat menyeberang untuk makan siang mereka menawari saya tissue diujung
jembatan, dengan keangkuhan khas penduduk Jakarta saya hanya mengangkat tangan
lebar lebar tanpa tersenyum yang dibalas dengan sopannya oleh mereka dengan
ucapan "Terima kasih Oom !". Saya masih tak menyadari kemuliaan mereka dan
Cuma mulai membuka sedikit senyum seraya mengangguk kearah mereka.
Kaki - kaki kecil mereka menjelajah lajur lain diatas jembatan , menyapa seorang laki laki lain dengan tetap berpolah seorang anak kecil yang penuh keceriaan, laki laki itupun menolak dengan gaya yang sama dengan saya,lagi lagi sayup sayup saya mendengar ucapan terima kasih dari mulut kecil mereka. Kantong hitam tampat stok tissue dagangan mereka tetap teronggok disudut jembatan tertabrak derai angin Jakarta . Saya melewatinya dengan lirikan kearah dalam kantong itu , duapertiga terisi tissue putih berbalut plastik transparan .
Setengah jam kemudian saya melewati tempat yang sama dan mendapati mereka tengah mendapatkan pembeli seorang wanita , senyum diwajah mereka terlihat berkembang seolah memecah mendung yang sedang manggayut langit Jakarta.
" Terima kasih ya mbak .semuanya dua ribu lima ratus rupiah!" tukas mereka, tak lama siwanita merogoh tasnya dan mengeluarkan uang sejumlah sepuluh ribu rupiah .
" Maaf , nggak ada kembaliannya ..ada uang pas nggak mbak ? " mereka menyodorkan kembali uang tersebut. Si wanita menggeleng, lalu dengan sigapnya anak yang bertubuh lebih kecil menghampiri saya yang tengah mengamati mereka bertiga pada jarak empat meter.
" Oom boleh tukar uang nggak , receh sepuluh ribuan ?" suaranya mengingatkan kepada anak lelaki saya yang seusia mereka . sedikit terhenyak saya merogoh saku celana dan hanya menemukan uang sisa kembalian food court sebesar empat ribu rupiah .
" Nggak punya , tukas saya !" lalu tak lama siwanita berkata " ambil saja kembaliannya , dik !" sambil berbalik badan dan meneruskan langkahnya kearah ujung sebelah timur.
Anak ini terkesiap , ia menyambar uang empat ribuan saya dan menukarnya dengan uang sepuluh ribuan tersebut dan meletakkannya kegenggaman saya yang masih tetap berhenti , lalu ia mengejar wanita tersebut untuk memberikan uang empat ribu rupiah tadi. Siwanita kaget , setengah berteriak ia bilang "sudah buat kamu saja , nggak apa..apa ambil saja !", namun mereka berkeras mengembalikan uang tersebut. " maaf mbak , Cuma ada empat ribu , nanti kalau lewat sini lagi saya kembalikan !" Akhirnya uang itu diterima siwanita karena sikecil pergi meninggalkannya.
Tinggallah episode saya dan mereka , uang sepuluh ribu digenggaman saya tentu bukan sepenuhnya milik saya . mereka menghampiri saya dan berujar " Om, bisa tunggu ya , saya kebawah dulu untuk tukar uang ketukang ojek !".
" eeh .nggak usah ..nggak usah ..biar aja ..nih !" saya kasih uang itu ke sikecil, ia menerimanya tapi terus berlari kebawah jembatan menuruni tangga yang cukup curam menuju ke kumpulan tukang ojek.
Saya hendak meneruskan langkah tapi dihentikan oleh anak yang satunya ,"Nanti dulu Om , biar ditukar dulu ..sebentar "
" Nggak apa apa , itu buat kalian " Lanjut saya
" jangan ..jangan Om , itu uang om sama mbak yang tadi juga " anak itu bersikeras
" Sudah ..saya Ikhlas , mbak tadi juga pasti ikhlas ! saya berusaha membargain, namun ia menghalangi saya sejenak dan berlari keujung jembatan berteriak memanggil temannya untuk segera cepat , secepat kilat juga ia meraih kantong plastik hitamnya dan berlari kearah saya.
" Ini deh om , kalau kelamaan , maaf .." ia memberi saya delapan pack tissue
" Buat apa ?" saya terbengong
" Habis teman saya lama sih Om , maaf , tukar pakai tissue aja dulu " walau dikembalikan ia tetap menolak .
Saya tatap wajahnya , perasaan bersalah muncul pada rona mukanya . Saya kalah set , ia tetap kukuh menutup rapat tas plastic hitam tissuenya . Beberapa saat saya mematung di sana , sampai sikecil telah kembali dengan genggaman uang receh sepuluh ribu , dan mengambil tissue dari tangan saya serta memberikan uang empat ribu rupiah.
"Terima kasih Om , !"..mereka kembali keujung jembatan sambil sayup sayup terdengar percakapan " Duit mbak tadi gimana ..? " suara kecil yang lain
menyahut " lu hafal kan orangnya , kali aja ketemu lagi ntar kita kasihin..." percakapan itu sayup sayup menghilang , saya terhenyak dan kembali kekantor dengan seribu perasaan.
Tuhan ..Hari ini saya belajar dari dua manusia super , kekuatan kepribadian mereka menaklukan Jakarta membuat saya trenyuh , mereka berbalut baju lusuh tapi hati dan kemuliaannya sehalus sutra , mereka tahu hak mereka dan hak orang lain , mereka berusaha tak meminta minta dengan berdagang Tissue.
Dua anak kecil yang bahkan belum baligh , memiliki kemuliaan diumur mereka yang begitu belia.
YOU ARE ONLY AS HONORABLE AS WHAT YOU DO
Engkau hanya semulia yang kau kerjakan.
Saya membandingkan keserakahan kita , yang tak pernah ingin sedikitpun berkurang rizki kita.
"Usia memang tidak menjamin kita menjadi Bijaksana , kitalah yang memilih untuk menjadi bijaksana atau tidak"
Semoga pengalaman nyata ini mampu menggugah saya dan teman lainnya untuk lebih SUPER.
Sabtu, 22 November 2008
Berada di Dua Kuadran
Sebut saja koh Aseng seorang pengusaha sukses di
bidang bahan bangunan di Yogyakarta yang tak pernah membiarkan ke-lima orang putra-putrinya menikmati bangku universitas, maka ketika salah satu putrinya nekad
meraih gelar Insinyur Teknik Sipil malah dimusuhi. Apa yang
terjadi dengan putra-putrinya yang rata-rata hanya lulusan SMU ? Bagi mereka telah tersedia sebuah toko bahan bangunan lengkap dengan isi dan modalnya.
"Buat apa sekolah tinggi-tinggi, wong bapakmu ini SD saja
nggak lulus tapi bisa kaya" katanya berkobar-kobar seolah nggak mau kalah dengan isi artikel
"Kalau ingin kaya, ngapain sekolah !?" tulisan Purdi
E. Chandra.
Sebut saja koh Aseng seorang pengusaha sukses di
bidang bahan bangunan di Yogyakarta yang tak pernah membiarkan ke-lima orang putra-putrinya menikmati bangku universitas, maka ketika salah satu putrinya nekad
meraih gelar Insinyur Teknik Sipil malah dimusuhi. Apa yang
terjadi dengan putra-putrinya yang rata-rata hanya lulusan SMU ? Bagi mereka telah tersedia sebuah toko bahan bangunan lengkap dengan isi dan modalnya.
"Buat apa sekolah tinggi-tinggi, wong bapakmu ini SD saja
nggak lulus tapi bisa kaya" katanya berkobar-kobar seolah nggak mau kalah dengan isi artikel
"Kalau ingin kaya, ngapain sekolah !?" tulisan Purdi
E. Chandra.
Coba periksa, berapa banyak orang tua yang mau
berisiko seperti koh Aseng, berapa banyak yang suka anaknya hanya lulus SMP dan berapa banyak yang
rela anaknya drop-out ? Mungkin saja masih ada satu
diantara ribuan dan coba periksa apakah para pakar motivator yang sukses yang tak lulus SD atau drop out itu anaknya juga tak lulus SD atau ikut-ikutan drop-out
supaya sukses seperti orang-tua-nya? Nyaris tidak bakal menemukan orang tua yang tak ingin anaknya sekolah setinggi mungkin, kecuali karena alasan tak cukup biaya.
Seorang kawan yang bergelar doktor dan menjadi dosen
di sebuah universitas terang-terangan mengatakan bahwa perguruan tinggi tak ubahnya sebuah industri yang mencetak sarjana dalam waktu empat tahunan dan ketika
lulus dan masuk ke dunia kerja kalau dihitung-hitung secara
cermat, ternyata ilmu yang dibutuhkan untuk bekerja di bidang misal akuntansi hanya butuh sekolah selama setahun bahkan kursus 3 bulan saja sudah bisa kerja sebagai staf akuntansi. Tapi pada kenyataannya masyarakat lebih memilih bersekolah 4 tahun plus 2 tahun dari pada setahun yang hanya mengantungi gelar D1 atau D3.
Awal November 2004 Robert T. Kiyosaki berkunjung ke
Indonesia dan tidak sedikit mereka yang membaca buku-bukunya mendadak memiliki nyali untuk pindah kuadran dari employee menjadi entrepreneur, tanpa peduli kemudian
sukses atau gagal yang penting jadi entrepreneur. Ada
sementara orang yg melihat euphoria ini bertindak bagaikan dukun togel yang memotivasi setiap orang untuk terjun ke kuadran entrepreneur yang terlanjur dianggap lebih
bergengsi ini. Cukup beralasan menceburkan orang yang
baru 'ingin' berenang terjun ke sungai tanpa peduli bisa atau tidak bisa berenang dan lebih banyak publikasi bagi mereka yang sukses ketimbang yang malu dipublikasikan karena tenggelam alias gagal, alhasil yang nampak
hanyalah mereka yang sukses saja.
Ketika makan siang di sebuah restoran empek-empek di
bilangan Jakarta Utara terlontar pertanyaan ke pemilik restoran yang ternyata baru buka satu minggu tinggal di Jakarta hasil bedol desa sekeluarga dari Palembang.
Usut punya usut, ternyata tempat usahanya yang berupa
rumah tinggal harus dibayar senilai 120 juta untuk jangka waktu kontrak empat tahun. Luar biasanya mereka juga tidak paham dengan kota Jakarta, dan ketika saya tanyakan hal kenekatan mereka "Ini masih lebih bagus daripada saya
berjudi, kalau kalah bisa amblas tak bersisa, kalau saya usaha seperti ini seandainya kalah pun masih ada sisa" jawabnya enteng.
Didalam buku-bukunya hingga permainan Cash Flow Games
101 sebenarnya Kiyosaki mengajarkan kita untuk mengambil risiko yang terukur.
Seseorang yang ingin pindah kuadran perlu merencanakan dan menjalani proses transformasi dari employee ke entrepreneur secara bertahap. Paycheck adalah istilah gajian yang perlu ditabung dan mulai diaktifkan secara
cerdik dan strategis. Pergerakan menggeser kursi dari
lingkungan employee ke lingkungan entrepreneur sudah harus dimulai dan memanfaatkan waktu diluar jam kerja employee untuk berinteraksi dengan para entrepreneur
membantu merangsang aktifnya otak kanan. Membaca buku
dan majalah yang berhubungan dengan dunia usaha sangat positif untuk menambah wawasan.
Tak jarang internet bisa mempertemukan kita dengan peluang bisnis diluar jangkauan fisik bahkan benar-benar jauh diluar perkiraan kita.
Berorganisasi atau berkomunitas membawa kita ke dunia
yang berwarna-warni serta mengubah penampilan menjadi semakin bermakna.
Mengenal orang-orang sukses, berinteraksi dan belajar kepada mereka sangat membantu kita merangkak keluar dari tempurung kelapa yang kita diami selama ini.
Memiliki tujuan dan impian bidang bisnis yang ingin
kita raih adalah keharusan untuk mengaktifkan pikiran bawah sadar kita semakin fokus diikuti pengetahuan dan ketrampilan yang dibutuhkan.
Beberapa transaksi dengan teman, kolega hingga orang yang tak dikenal sangat berguna untuk mengasah naluri bisnis menjelang memasuki dunia bisnis yang sesungguhnya.
Ketika keputusan berinvestasi telah diambil bukan berarti kita harus pamit kepada bos kita saat itu juga, ada ribuan orang yang serempak bilang "mana mungkin ?" "You are what you think", ketika kita berpikir "tidak mungkin", demikianlah yang terjadi, sebaliknya ketika dengan tegar kita
mampu menghapus kata-kata "tidak mungkin" dalam kamus
kehidupan kita, niscaya tiada yang mustahil. Menginjakkan kaki kanan di employee dan kaki kiri di entrepreneur terkesan konservatif dan kurang totalitas, tetapi bisa menjadi alternatif pilihan yang bijaksana diantara ekstrim kanan
yang mungkin hanya menjadi kolektor buku-buku Kiyosaki di
zona kenyamanan atau ekstrim kiri yang langsung meninggalkan bos tanpa pijakan yang mantap.
"No Risk No Gain", makin besar risiko yang diambil
makin besar untung atau rugi, hidup selalu demikian dan kita punya hak untuk secara bijak mengambil risiko yang terukur. Menginjakkan kaki di dua kapal boleh menjadi alternatif pilihan bijaksana sebelum kita menjadi entrepreneur yang sesungguhnya.
Jumat, 21 November 2008
Tips Menyajikan Ide pada Manajemen
TIPS MENYAJIKAN IDE PADA MANAJEMEN
(Lana J. Chandler, Presenting Your Ideas to Management, Office Hours,
Issue No.392)
Pernahkah anda mempunyai ide cemerlang tetapi tak punya cukup nyali untuk mengajukannya pada manajemen? Mungkin anda berpikir, "Toh, tak ada yang mau menghiraukannya." Jangan berkecil hati dan meremehkan kemampuan anda untuk menyampaikan ide anda pada manajemen. Banyak ide-ide penting dari karyawan yang menyumbangkan efisiensi dan keuntungan bagi perusahaan. Bagaimana pun ide itu tak bermanfaat apa-apa jika anda hanya menyimpannya sendiri. Bila anda ingin ide anda menjadi kenyataan, anda membutuhkan persetujuan manajemen.
Berikut beberapa tips agar anda mendapatkan respon yang positif dari para pembuat keputusan di perusahaan.
TIPS MENYAJIKAN IDE PADA MANAJEMEN
(Lana J. Chandler, Presenting Your Ideas to Management, Office Hours,
Issue No.392)
Pernahkah anda mempunyai ide cemerlang tetapi tak punya cukup nyali untuk mengajukannya pada manajemen? Mungkin anda berpikir, "Toh, tak ada yang mau menghiraukannya." Jangan berkecil hati dan meremehkan kemampuan anda untuk menyampaikan ide anda pada manajemen. Banyak ide-ide penting dari karyawan yang menyumbangkan efisiensi dan keuntungan bagi perusahaan. Bagaimana pun ide itu tak bermanfaat apa-apa jika anda hanya menyimpannya sendiri. Bila anda ingin ide anda menjadi kenyataan, anda membutuhkan persetujuan manajemen.
Berikut beberapa tips agar anda mendapatkan respon yang positif dari para pembuat keputusan di perusahaan.
1--Taati garis komando organisasi anda.
Pertama kali, bicarakan ide itu pada atasan langsung anda. Meskipun atasan anda tak mempunyai wewenang untuk memutuskan ide anda, ia bisa memberikan petunjuk bagaimana anda memulai ide tersebut. Selain itu, atasan anda biasanya tahu apa-apa yang harus anda lakukan untuk mewujudkan ide anda itu.
2--Mintalah waktu untuk bertemu.
Jadwalkan rapat dengan atasan anda. Biarkan atasan anda menentukan waktu yang dikehendakinya, meskipun itu berarti anda harus pulang terlambat atau datang lebih pagi.
3--Siapkan bahan-bahan pendukung ide anda.
Pelajari problem yang sedang anda sampaikan dengan teliti. Temukan keuntungan-keuntungan apa yang dapat diraih oleh perusahaan dari usulan anda.
Keuntungan itu dapat berupa sesuatu yang berujud maupun tidak. Tentukan hambatan-hambatan dan bagaimana anda bisa mengatasinya. Persiapkan diri anda dengan pertanyaan-pertanyaan yang mungkin diajukan, maka anda akan dapat menanggapinya dengan lebih baik, dan tidak tampak canggung atau gelisah.
4--Jagalah sikap positif dan kesediaan untuk membantu.
Tanamkan kepercayaan diri, tetapi jangan agresif. Hidnari
pernyataan-pernyataan yang negatif atau memaksa, seperti, "Ini adalah cara terbaik untu..." atau "Anda harus..." Jangan pernah mengatakan sesuatu yang buruk dari apa yang ada sekarang. Mungkin saja apa yang anda buruk-burukkan adalah ide atasan anda sendiri.
5--Sajikan ide anda secara verbal dan tertulis.
Jelaskan persoalan yang anda temukan, ide pemecahan anda, dan rencana penerapannya beserta biaya-biaya. Gunakan grafik dan alat bantu lain bila diperlukan. Sampaikan presentasi anda secara verbal dan edarkan "hand-out". Ini memungkinkan atasan anda dan para pengambil keputusan lain untuk mereview informasi dengan nyaman.
6--Gunakan bahasa yang mudah dimengerti dan jelas.
Jika ide anda mudah dimengerti, anda tak perlu berpanjang lebar menjawab pertanyaan. Lagipula, lebih kecil kemungkinan anda ditolak. Orang-orang yang sulit menerima ide anda biasanya tidak mengerti apa yang ingin anda sampaikan.
7--Tawarkan pemecahan.
Hanya mengutarakan, "Departemen kita butuh prosedur yang lebih cepat untuk mengatasi persoalan ini" tidaklah cukup baik. Pemecahan menunjukkan bagaimana anda melakukan inovasi. Meskipun atasan anda menolak ide anda, mereka tetap akan melihat bahwa anda mempunyai sebuah idea.
8--Percayalah pada ide anda.
Anda harus menunjukkan sikap antusias pada usulan anda sendiri untuk mendapatkan dukungan dari pihak lain. Hindari kalimat seperti, "Ini ide sepele saja, tetapi..." atau "Mungkin anda takkan suka ide ini, tetapi..."
9--Terbukalah pada ide-ide orang lain.
Para pengambil keputusan mungkin menawarkan perubahan atau penambahan pada ide-ide anda. Bersikaplah positid dan berpikiran terbuka bila mereka mulai mengutak-atik ide anda. Seringkali pemecahan yang terbaik didapat dari kombinasi berbagai usaha orang lain.
10--Berikan penghargaan.
Berikan penghargaan pada kolega atau bawahan yang telah membantu anda mengembangkan ide ini, atau mereka yang menyediakan bahan-bahan pendukung.
Dengan membagi penghargaan, anda memudahkan tim kerja dan menyemangati bawahan anda untuk melaksanakan dengan antusias bila ide itu disetujui.
11--Terimalah penolakan.
Mungkin saja manajemen menolak ide anda. Jangan marah atau memasukkan itu ke dalam hati bila ide anda ditolak. Yan paling penting, jangan biarkan penolakan itu membuat anda tidak berani mengajukan usulan lain.
Hanya karena sebuah pekerjaan telah dikerjakan dengan cara yang sama selama bertahun-tahun, bukan berarti proses tersebut tidak bisa diperbaiki.
Ambillah waktu dan inisiatif untuk mengajukan pendekatan segar yang dapat melicinkan karier anda. Anda pun akan dikenal sebagai karyawan yang peduli untuk membantu
pertumbuhan dan keuntungan perusahaan.
