Kita sebagai manusia yang berakal budi ternyata juga mengalami trauma yang sama. Teman saya sejak kecil tidak berani mengendarai sepeda, ketika kami remaja dan suka keliling kota dengan sepeda motor, dia selalu dibonceng teman lainnya, setelah kami dewasa beberapa teman mulai memakai mobil untuk aktivitasnya, tapi teman saya itu tetap tidak berani mengendarai apapun.
Anda jg pasti punya teman yg tidak pernah mau mencoba mengendarai sepeda/sepeda motor, apalagi mobil, selalu takut & merasa bahwa mengendarai motor atau mobil adalah sesuatu yg sangat sulit. Istri teman saya bisa mengendarai mobil, setiap hari dia menggunakan mobil untuk antar jemputnya ke dan dari sekolah, tapi dia hanya berani menggunakannya di dalam kompleks ( Kelapa Gading Jakarta ), selama lebih dari 5 tahun tidak pernah sekalipun dia berani mengendarai mobil keluar dari Kelapa Gading.
Suatu hari anaknya sakit dan masuk rumah sakit di Sunter diluar Kelapa Gading, dan suaminya sedang tugas di luar kota. Terpaksa dia mengendari mobilnya pergi ke rumah sakit tersebut, dan sejak saat itu dia berani mengendarai mobilnya kemana saja, termasuk pulang pergi ke bandung.
Ada staff di bagian keuangan yang sudah bekerja 5 tahun, tidak pernah bisa meraih promosi jabatan karena disana adalah jabatan fungsional yang buntu dengan jenjang karir, ketika saya tawarkan jabatan di bagian marketing, dia tidak berani mengambilnya karena merasa tidak mampu menjadi orang marketing.Ada seorang salesman yang sudah bekerja 10 tahun, prestasinya bagus, disegani teman temannya, bahkan jadi tempat bertanya atasannya.
Ketika ditawari jabatan supervisor dia menolak karena dia takut dengan pekerjaan administrasi dan takut kalau nanti suatu hari naik lagi jadi distrik manager yang sarat dengan tugas tugas di atas meja, dia merasa tidak bisa mengerjakan pekerjaan adminitrasi.
Dear teman2 sekalian, coba anda lihat diri anda sendiri, adakah seutas benang yang memhambat diri anda saat ini? Putuskan benang itu, bergeraklah maju lebih dari lingkaran yang selama ini mengurung anda.
Anda pasti mampu kalau anda berpikir anda mampu, anda akan gagal kalau anda selalu berpikir anda akan gagal. Peluang demi peluang muncul setiap hari, dan karena selama ini anda menutup mata anda, telinga anda, pikiran anda, diri anda, hidup anda, maka peluang itu menjadi bukan peluang, lewat begitu saja.
Banyak peluang didalam kehidupan anda, saya akan berikan salah satu contoh peluang yaitu peluang mendapatkan uang dari internet, bagaimana caranya ? bisa anda lihat di http://investasiceria.com/?ref=33 . Dapatkan SMUO -sistem mesin uang otomatis yang bisa membuat internet sebagai lahan penghasilan buat anda.
Mulailah melangkah sedikit demi sedikit kalau anda masih gamang, lalu berlari cepat setelah anda lebih yakin lagi. Jangan sia siakan setiap peluang untuk maju, untuk berhasil, demi diri anda sendiri .
welcome home
Selamat datang, kami mendapat kehormatan ketika rekan2 masuk dan melihat blog ini, didalam dunia dimana semua orang berbicara tentang keinginan mereka untuk meningkatkan berbagai aspek dalam hidup mereka (dimana kebanyakan dari mereka tetap dalam rutinitas hidup mereka), dan rekan2 adalah seorang yang jarang ada, karna rekan2 mengambil tindakan!
Tujuan kami adalah menyediakan informasi dan ketrampilan yang akan secara signifikan meningkatkan kualitas hidup anda.
Agar bisa memanfaatkan waktu secara maksimal, anda harus memutuskan 3 hal ini : 1. menyerap informasi penting yang disampaikan , 2. memberdayakan kemampuan anda sendiri untuk menciptakan perubahan dalam semua aspek hidup anda melalui usaha yg penuh disiplin, 3. selalu menikmati diri!
Ambil keputusan sekarang juga untuk membuat diri anda berdaya serta bertanggung jawab untuk pencapaian maksimum, ingat sumber dan segala alat bantu tidak akan menciptakan perubahan--- anda yang melakukan perubahan tersebut.
hormat saya,
masters of change
Sabtu, 11 Juli 2009
Anda Mampu Jika Anda Berpikir Mampu
Sabtu, 04 Juli 2009
Dua Macam Tipe manusia dalam menyikapi Hidup Ini
Didalam kehidupan ini ada 2 macam tipe manusia dalam menghadapi hidup ini , yang pertama adalah orang yang besifat pesimis dan yang kedua adalah orang yang bersifat optimis.
Tipe pertama orang yang bersifat pesimis, bagi orang yang bersifat pesimis di dalam kehidupannya lebih banyak dikuasai oleh pikiran yang negatif, hidup penuh kebimbangan dan keraguan, tidak yakin akan kemampuan diri sendiri, kepercayaan dirinya mudah goyah dan mudah putus asa kalau menemui kesulitan, selalu mencari alasan dengan menyalahkan keadaan dan orang lain, padahal didalam dirinya dia tahu betapa rapuh mentalnya, orang pesimis lebih percaya bahwa sukses adalah kebetulan.
Tentu orang dengan sikap pesimis seperti ini, dia telah mengidap penyakit miskin mental, jika mental kita sudah miskin, maka tidak akan mampu menciptakan prestasi yang maksimal dan mana mungkin nasib yang jelek bisa dirubah menjadi lebih baik.
gravatar
Dua Macam Tipe manusia dalam menyikapi Hidup Ini
Didalam kehidupan ini ada 2 macam tipe manusia dalam menghadapi hidup ini , yang pertama adalah orang yang besifat pesimis dan yang kedua adalah orang yang bersifat optimis.
Tipe pertama orang yang bersifat pesimis, bagi orang yang bersifat pesimis di dalam kehidupannya lebih banyak dikuasai oleh pikiran yang negatif, hidup penuh kebimbangan dan keraguan, tidak yakin akan kemampuan diri sendiri, kepercayaan dirinya mudah goyah dan mudah putus asa kalau menemui kesulitan, selalu mencari alasan dengan menyalahkan keadaan dan orang lain, padahal didalam dirinya dia tahu betapa rapuh mentalnya, orang pesimis lebih percaya bahwa sukses adalah kebetulan.
Tentu orang dengan sikap pesimis seperti ini, dia telah mengidap penyakit miskin mental, jika mental kita sudah miskin, maka tidak akan mampu menciptakan prestasi yang maksimal dan mana mungkin nasib yang jelek bisa dirubah menjadi lebih baik.
Tipe kedua adalah orang yang bersifat optimis, orang ini didalam kehidupannya didominasi pikiran yang positif, berani mengambil resiko, setiap mengambil keputusan penuh dengan keyakinan dan kepercayaan diri yang mantap. Orang optomis bukanlah melihat jalan mulus dihadapannya, tetapi orang yang berkeyakinan 100% dalam melaksanakan apa yang harus diperjuangkan.
Orang optimis sadar dan tahu bahwa dalam setiap proses perjuangannya pasti akan menghadapi kerikil-kerikil kecil ataupun bebatuan besar yang selalu menghadang.
Orang optimis siap dan berani menghadapi kesulitan yang merintanginya, bahkan disaat menghadapi kegagalan tidak akan membuat dia patah semangat, karena dia tahu ada proses pembelajaran di setiap kegagalan yang dia alami.
Jika anda , saya dan kita semua secara bersama-sama mampu membangun kekayaan mental dengan berkesinambungan, mampu menghadapi hidup ini dengan aktif, tentu secara langsung akan berpengaruh pada kehidupan kita pribadi serta kehidupan keluarga, dan dari kehidupan keluarga akan mempengaruhi kehidupan bermasyarakat secara luas, yang pada akhirnya akan menjadi kekuatan sinergi sebagai kontributor dalam membangun indonesia sekaligus mengembalikan jati diri bangsa,
Senin, 29 Juni 2009
Tiga Pilar menuju sukses
Jika seseorang menginginkan kehidupan yang sukses dan berharga, setidaknya ada tiga tanggung jawab yang mendasar yang membantu keberhasilannya.
Tanggung jawab yang pertama adalah bersifat jujur. Orang-orang yang tulus dan jujur sangat mudah meraih kesuksesannya bagi dirinya sendiri sekaligus orang lain. Mengapa demikian? Karena sikap jujur menjadikan kita mudah dipercaya oleh orang lain. Selain itu kita akan semakin percaya diri berusaha mencapai sukses di masa depan. Sebuah pepatah bijak mengatakan ”percaya diri merupakan pasangan kesuksesan”
gravatar
Tiga Pilar menuju sukses
Jika seseorang menginginkan kehidupan yang sukses dan berharga, setidaknya ada tiga tanggung jawab yang mendasar yang membantu keberhasilannya.
Tanggung jawab yang pertama adalah bersifat jujur. Orang-orang yang tulus dan jujur sangat mudah meraih kesuksesannya bagi dirinya sendiri sekaligus orang lain. Mengapa demikian? Karena sikap jujur menjadikan kita mudah dipercaya oleh orang lain. Selain itu kita akan semakin percaya diri berusaha mencapai sukses di masa depan. Sebuah pepatah bijak mengatakan ”percaya diri merupakan pasangan kesuksesan”
Selanjutnya untuk memperoleh kehidupan yang lebih sukses dan bermakna adalah kemauan untuk berbagi dengan orang lain. Sadari satu prinsip bahwa anda akan memanen apa yang anda tanam. Jika anda memilih untuk hidup lebih sukses, maka jangan pernah membiarkan diri anda pelit untuk berbagi dengan sesama. Kebahagiaan semu cenderung menjadikan seseorang kejam dan sombong,dan kebahagian seperti itu tidak akan pernah bearti.
Kebahagiaan yang sesungguhnya menjadikan seseorang baik hati dan peka, dan kebahagiaan seperti itu akan sangat bermakna dan berharga tidak hanya untuk diri sendiri.
Jika anda berkeras untuk memilih kehidupan yang lebih sukses maka tanggung jawab berikutnya yang harus anda laksanakan adalah giat bekerja. Sejarah lebih banyak membeberkan bahwa usaha yang bersungguh-sungguh selalu mewarnai dinamika kehidupan orang-orang yang sukses di dunia ini. Giat dalam arti mengerjakan pekerjaan yang benar, sesuatu yang sangat berharga bukan hal yang bisa kita gunakan untuk hidup melainkan untuk hidup dengan benar, bila anda memilih untuk melakukan hal-hal yang benar, bearti anda sudah memilih kehidupan yang sukses dan penuh integritas.
Sukses atau gagal adalah hasil dari apa yang kita pilih, setiap keadaan dan kejadian yang kita alami, dan lain sebagainya, kembali kepada diri kita sendiri, semua itu berasal dari benih yang sudah kita tanam, apakah anda memilih untuk hidup sukses, bahagia, dan bermakna dengan melaksanakan tanggung jawab seperti yang diuraikan diatas atau sebaliknya? Semua pilihan ada ditangan anda sendiri.
Rabu, 17 Juni 2009
Menggapai Mimpi
Ada 2 ekor sapi yang sangat akrab sedang berbincang-bincang, “ hey teman , saya lihat rumput disini sudah mulai habis dan udah gak enak lagi, bagaimana kalau kita pindah saja kepadang rumput yang lain. Saya dengar ada padang rumput diseberang sana sangat banyak rumputnya, kita akan hidup senang disana, kamu setuju tidak”.
Si teman menjawab, iya teman, saya juga pernah mendengar kabar tersebut, tapi saya takut pergi kesana, pasti diperjalanan kita banyak menemui rintangan, kamu taukan banyak harimau berkeliaran, apalagi di sungai yang akan kita lewati itu banyak buayanya.
“ tapi teman, kita tidak bisa disini terus menerus, kita akan kelaparan disini. Jika kamu tidak mau ikut, aku akan pergi sendiri saja, saya tidak mau mati kelaparan disini. Biarlah aku mati diperjalanan yang terpenting aku sudah berusaha”.
Karena sudah mempunyai tekad yang kuat, si sapi inipun pergi sendirian keseberang. Diperjalanan beberapa kali dia dikejar harimau, mungkin karena nasib yang baik dia masih bisa selamat dari terkaman keganasan harimau. Begitu juga sewaktu menyeberangi sungai, dia juga dikejar oleh buaya, dengan tekad dan usaha yang kuat dia pun berhasil menyeberangi sungai tersebut walaupun kakinya terluka karena gigitan buaya.
Dengan kaki yang terluka dan pinjang akhirnya impian yang dia cita-citakan tercapai, sekarang dia hidup enak dipadang rumput tersebut.
Cerita di atas mengilhami kita akan sesuatu, janganlah takut menderita jika ingin menggapai impian, kita sering terpikir dulu bahwa rintangan di depan yang banyak, kita takut menghadapinya maka yang terjadi impian tersebut hanya sebatas mimpi belaka.
Kegagalan dan penderitaan didalam mencapai impian adalah hukumnya, tidak ada usaha yang berjalan mulus ibarat jalan tol, pasti banyak lubang-lubang yang akan kita lalui, tapi bagaimana kita menyikapi masalah tersebut menjadikan kegagalan berubah menjadi kesuksesan.
Dan jangan pernah takut menderita, ingat hukum alam, setelah penderitaan pasti ada kebahagiaan begitu pula sebaliknya. Anda pilih mana? Menderita dulu baru bahagia, atau bahagia dulu baru menderita.
Kamis, 11 Juni 2009
Menggapai Mimpi: Bagaimana Memulainya
Sebagai manusia, apakah anda memiliki mimpi yang ingin anda capai? Jika anda punya, apakah anda sudah melakukan langkah-langkah untuk menggapainya? melangkah pertama kali merupakan hal tersulit dalam menggapai mimpi anda. Banyak sekali halangan yang membuatnya sulit.
Berikut ini 3 hal yang harus dihindari:
1. JANGAN menunggu sampai situasi sempurna
Anda sebaiknya tidak menunggu sampai situasi sempurna. Karena situasi tidak akan pernah sempurna seperti yang anda perkirakan. Pasti akan ada beberapa hal yang membuatnya tidak sempurna dan membuat anda berpikir 2x.
2. JANGAN menunggu sampai orang lain setuju dengan anda
Seperti halnya no.1 anda tidak seharusnya menunggu sampai semua orang setuju dengan anda. Pasti akan ada yang bertentangan dan itu adalah normal. Jika anda menunggu terus, anda tidak akan pernah memulai.
3. JANGAN menunggu sampai kemampuan anda sempurna
Kita pasti berpikir bahwa kita harus memiliki kemampuan yang sempurna sebelum melakukan sesuatu. Yang sebenarnya adalah, anda akan banyak belajar ketika melakukan, BUKAN ketika menunggu. Melakukan akan membuat kemampuan anda terasah lebih cepat dibandingkan hanya belajar dari teori.
Seperti yang anda liat 3 poin diatas yang anda harus hindari. Jadi pada intinya adalah saat yang terbaik untuk memulai adalah SEKARANG.
Berikut ini beberapa tambahan supaya anda menjadi lebih termotivasi lagi:
1. Percayalah pada mimpi anda
Percaya dengan mimpi anda adalah hal yang paling penting sebagai bahan motivasi anda. Anda tidak mungkin bermain-main dengan hati anda bukan? Dilubuk hati yang paling dalam anda pasti lebih mengetahui apakah anda harus mempercayai mimpi anda?, apakah mimpi anda patut diperjuangkan? apakah memang benar ini merupakan tujuan hidup anda?
2. Gambarkan mimpi anda
Bisakah anda bayangkan - apa yang akan terjadi didunia jika mimpi anda terwujud? menggambarkan mimpi anda sangatlah penting untuk memacu anda untuk berpikir bagaimana dunia berubah menjadi lebih baik, dan bagaimana anda bisa hidup lebih bahagia dengan mimpi anda. Energinya memang ada disana untuk anda rasakan.
3. Langkah berat menanti didepan, jangan takut
Walaupun tidak mungkin, menggapai mimpi anda bukanlah suatu jalan yang mudah. Jangan mengharapkan kemudahan, tetapi anggaplah perjalanan sulit. Sehingga jika anda mengalami suatu rintangan, itu akan membuat anda termotivasi bukannya malah terpuruk dan bermurung diri.
4. Satu per satu, jangan serakah
Mimpi anda mungkin besar (dan memang seharusnya begitu!) dan sangat berlebihan. TAPI, seperti pepatah mengatakan `saat anda memakan gajah, ambil lah satu bagian kecil terlebih dahulu` Jadi maksudnya adalah ambil lah bagian kecil dari mimpi anda yang bisa anda kerjakan. Pikirkanlah apa yang bisa anda kerjakan dalam seminggu, lalu pikirkan lagi apa yang anda bisa selesaikan hari ini. Mungkin akan sangat membantu jika anda memanggil teman anda untuk menanyakan beberapa pertanyaan.
Memang sangat mungkin anda bisa memakan seekor gajah, tapi intinya adalah ambil bagian kecil pertama dan lakukan terus, bukan langsung melahapnya. (lh)
Kamis, 28 Mei 2009
Cintai Pekerjaan Anda, Semangat! - Jadikan Hidup Lebih Hidup
Wanda baru satu bulan bekerja di bidang pemasaran sebuah perusahaan kosmetik. Bulan pertama ini ia bekerja dengan penuh semangat. Ia banyak memberikan masukan baru, ide-ide baru yang, menurut dia, akan membantu penjualan.
Ia datang paling pagi karena rumahnya jauh dari tempat kerja. Ia sangat bangga dengan pekerjaannya. Bila orang lain menanyakan di mana ia bekerja, ia menjawabnya dengan penuh semangat dan kebanggaan.
Anehnya, rekan-rekan kerjanya, Andi dan Tuti, yang sudah bekerja lebih lama menganggap remeh semangat Wanda ini. Mereka berkata: "Maklum, dia masih baru, sih." Mereka sudah bekerja dua belas tahun lebih dan ternyata semangat mereka sudah hampir hilang.
Mereka tidak lagi bekerja dengan menggebu-gebu. Tuti merasa ia tidak perlu terlalu bersemangat karena toh gajinya tidak akan menjadi dua kali lipat kalau ia rajin. Untuk apa bekerja mati-matian? Begitu pikirnya.
Lain lagi dengan Linda, ia sering mengajak Wanda berdiskusi. Wanda belajar banyak dari Linda, demikian juga sebaliknya. Mereka sering berlomba sendiri untuk menjual lebih banyak, padahal Linda sudah sebelas tahun bekerja. Bisa dibilang semangat mereka seimbang. Pada saat yang satu agak lemah, maka yang lain membantunya.
Memang ada orang-orang seperti Andi dan Tuti yang berpikir untuk apa bekerja keras kalau gajinya sama saja. Mau malas, mau rajin, tidak ada bedanya.Untuk apa bekerja rajin-rajin, begitu kata mereka.
Mereka tidak lagi memiliki tujuan dalam bekerja. Mereka melihat pekerjaan sebagai beban, bukan lagi suatu tantangan atau kegiatan yang menyenangkan. Bagi orang yang menganggap pekerjaan sebagai beban, biasanya ia akan merasa cepat lelah.
Pada waktu ia bangun tidur, ia sudah merasa lelah untuk berangkat bekerja. Begitu sampai di kantor ia otomatis ingin beristirahat karena merasa lelah. Maka, ia lalu baca koran, sarapan, atau melanjutkan tidur. Kemudian apa lagi? Mungkin ia akan menghabiskan waktu untuk menunggu jam pulang kantor yang terasa tak kunjung tiba.
Mereka menganggap bahwa perusahaan diuntungkan dan mereka dirugikan kalau mereka bekerja lebih rajin. Mereka lupa bahwa mereka sendirilah yang rugi kalau mereka tidak bersemangat.
Gerakan fisik pasti berkurang, belum lagi kemampuan otak yang dihambat karena dipaksa untuk pasif. Lagi pula, kinerja yang kurang baik bisa menyebabkan tertutupnya kemungkinan promosi ke jabatan yang lebih tinggi.
Ingat kisah Udin yang tadinya bekerja sebagai pembersih lift di sebuah gedung perkantoran, kemudian ada orang yang menawarkan pekerjaan sebagai office boy dengan gaji lebih tinggi. Mengapa ia yang ditawari pekerjaan? Mengapa bukan temannya yang lain?
Karena Udin tidak menganggap pekerjaannya sebagai beban. Pembersih lift yang lain tidak mempedulikan para pengguna lift, tapi Udin lain. Ia selalu membantu menekan tombol untuk membuka pintu lift, atau mengulurkan tangannya untuk menahan pintu lift tertutup pada saat ada orang yang ke luar atau masuk lift.
Seandainya ia dulu bekerja malas-malasan, atau kurang bersemangat karena gaji kecil, pasti dia akan kelihatan loyo dan tidak akan terpilih untuk ditawari pekerjaan lain.
Lagi pula benarkah anggapan bahwa semangat akan menurun bila sudah lama bekerja? Justru sebaliknya, Linda membuktikan bahwa ia tetap bersemangat tinggi meskipun ia sudah lama bekerja. Ia menyenangi pekerjaannya. Ia menikmati hari-hari kerjanya.
Kesenangannya bekerja terpancar di wajahnya yang selalu bersemangat. Tingkah lakunya sigap, selalu bersedia membantu orang lain dan tidak pernah melakukan korupsi waktu selama di tempat kerja. Sama dengan Wanda, ia tidak pernah terlambat datang ke kantor.
Andi dan Tuti lupa bahwa keadaan hati yang loyo, sikap malas, rasa tidak puas dan hal-hal lain yang mereka rasakan, akan terpancar di wajah dan tingkah laku mereka sehari-hari.
Kalau sudah begitu, tentu atasan dapat melihat dan merasakannya. Akhirnya siapa yang rugi? Tentu diri sendiri bukan? Nah, kalau semangat memang sudah berkurang, apa yang harus kita lakukan? Mudah sekali.
Pertama, cari kesenangan baru dalam pekerjaan. Misalnya Tuti malas mengetik proposal, nah ia bisa mulai dengan menetapkan target untuk membuat proposal lebih cepat.
Atau ia bisa mengubah proposalnya menjadi lebih menarik, lebih jelas, atau sekadar mencari-cari jenis huruf yang lebih sesuai. Ia akan menemukan keasyikan baru sehingga mendongkrak semangatnya.
Kedua, anggaplah hambatan sebagai tantangan yang harus dikalahkan. Hambatan dan tantangan adalah hal yang sama, yang berbeda hanya sudut pandangnya. Bila dianggap sebagai hambatan, maka langkah kita menjadi lebih berat.
Seperti orang berlomba lari, bila ia melihat batu-batuan sebagai hambatan, maka ia akan merasa berat. Tapi bila ia melihatnya sebagai tantangan, maka langkahnya malah lebih panjang, lompatannya akan lebih tinggi karena ia berfokus pada cara terbaik untuk mengatasinya. Di samping itu ia akan menemukan kesenangan baru.
Love your job! Enjoy!
Sumber: Potensi Diri - Semangat oleh Lisa Nuryanti, International Director John Robert Powers
Sabtu, 23 Mei 2009
Kekuatan Visualisasi
Dulu saya adalah ibu rumah tangga yang kegemukan dan pemurung, yang tidur 18 jam sehari. Pada suatu hari, saya memutuskan bahwa saya sudah bosan begini. Saya harus memilih: bunuh diri atau bangkit dari tempat tidur dan mengubah hidup saya.
Saya mulai mendengarkan kaset-kaset motivasi diri berulang kali sepanjang hari. Bila kaset itu mengatakan ulangilah teknik penegasan tiga kali dalam satu hari, saya melakukannya lima kali sehari, malah sepuluh kali. Bila kaset itu berkata supaya saya memantapkan gambaran orang yang saya kehendaki dalam pikiran saya, saya melakukannya sepanjang hari! Saya menempelkan foto Farah Fawcett di dinding, tetapi kepalanya saya potong dan saya ganti dengan kapala saya. Saya membayangkan diri saya suka bergaul, ramping, penuh percaya diri, dan saya memutar gambaran itu berulang kali dalam pikiran saya. Dan, pada waktunya, gambaran tersebut mulai cocok dengan saya! Saya tidak pernah mau menandingi Farah, tetapi saya berhasil melepaskan sebagian besar kelebihan 25 kilo yang saya bawa ke mana-mana itu, dan saya bahkan mulai menjadi sedikit atletis.
Saya mendapat pekerjaan sebagai penjual keanggotaan klub kesehatan, dan membayangkan diri saya menjadi penjual top. Tak lama kemudian, saya memang penjual top!
Saya memutuskan untuk pindah ke penjualan iklan radio dan membayangkan diri saya bekerja di salah satu stasiun radio. Tetapi, manajer stasiun itu berkata bahwa tak ada lowongan dan tak mau menemui saya. Saya betul-betul menginginkan pekerjaan di situ, sehingga saya nekad berkemah di depan kantornya sampai ia setuju berbicara dengan saya, dan saya mendapatkan pekerjaan yang untuk jabatan tadinya belum ada sebelum saya muncul! Dengan menggunakan teknik visualisasi, penegasan, dn banyak kerja keras, saya menjadi penjual top juga di sana.
Tak lama kemudian, mereka mengangkat saya menjadi manajer penjualan. Ini betul-betul kejutan mendadak, dan bukan sesuatu yang saya bayangkan sebelumnya. Tetapi, saya mengajarkan apa pun yang saya ketahui kepada tenaga-tenaga penjual saya, terutama teknik membayangkan mendapatkan pesanan-pesanan. Salah satu latihan yang saya ingat ialah mematok target penjualan untuk bulan itu, dan kemudian membayangkan telah mencapai target tadi, dan betapa gembiranya Anda bila Anda melakukannya. Pada akhir bulan itu, setiap orang menjual hampir sama dengan apa yang telah mereka bayangkan! Salah seorang tenaga penjual berkata, "Seandainya saya tahu bahwa saya akan berhasil begini baik, tentulah saya akan mematok target yang lebih tinggi lagi!" dan demikianlah ia dan setiap orang mulai membayangkan untuk menjual jumlah yang jauh lebih tinggi bulan berikutnya. Penjualan iklan bulanan kami meledak dari 40.000 dolar menjadi 270.000! Yang membuatnya lebih luar biasa lagi adalah: sebenarnya stasiun radio kami tidak terlalu baik dan hampir-hampir tidak mempunyai pendengar. Kami tidak punya pendengar, tetapi memiliki banyak iklan yang bisa Anda bayangkan!
Saya telah berhasil sejauh ini, dari sama sekali bukan apa-apa sampai ke jenis sukses yang hanya saya impikan. Dan apa yang paling saya sukai adalah menolong tenaga-tenaga penjual lain mencapai impian- impian mereka. Oleh karena itu, saya akhirnya memutuskan menjadi seorang pelatih penjualan dan mendirikan perusahaan sendiri, Lontos Sales and Motivation di Orlando, dan saya keliling dunia mengajar orang bagaimana membayangkan sukses dalam pikiran mereka, menegaskannya, dan mendapatkannya.
Sumber : Setting Goals to Increase Sales by Pam Lontos
